ADVERTISMENT

Anthropic luncurkan fitur baru untuk tingkatkan aplikasi AI dengan Claude

Published By Admin | Pada: Rabu, 10 Jul 2024 13:59 WIB

Selamat datang kembali di situs web kami! Di web ini, kami akan memberikan update terbaru tentang Anthropic luncurkan fitur baru untuk tingkatkan aplikasi AI dengan Claude. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengetahui Berita-berita Terupdate Terkini! Kami akan memberikan informasi yang akurat dan terpercaya tentang Berita hari ini. Segera saksikan video ini untuk mengetahui apakah berita ini yang anda cari pada hari ini! Jangan lupa untuk subscribe, like, dan bagikan video ini agar Anda tidak ketinggalan brita setiap harinya. Terima kasih telah menonton!Anthropic luncurkan fitur baru untuk tingkatkan aplikasi AI dengan Claude
Anthropic luncurkan fitur baru untuk tingkatkan aplikasi AI dengan Claude

Anthropic, startup yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI), hari ini meluncurkan serangkaian fitur baru yang bertujuan untuk membantu pengembang menciptakan aplikasi AI yang lebih efektif. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan model bahasa Claude 3.5 Sonnet dalam menghasilkan, menguji, dan mengevaluasi prompt, sebuah teknik yang dikenal sebagai rekayasa prompt.

Dilansir dari Tech Crunch (10/7), menurut pernyataan resmi dari Anthropic, fitur-fitur ini akan sangat berguna bagi pengembang yang ingin memaksimalkan kinerja aplikasi AI mereka. Pengembang dapat menggunakan Anthropic Console, sebuah platform uji coba, untuk menguji dan memperbaiki prompt mereka dengan cepat. Fitur ini memungkinkan pengembang untuk melihat bagaimana perubahan kecil dalam kata-kata prompt dapat menghasilkan peningkatan besar dalam hasil yang diberikan oleh Claude.

Salah satu fitur kunci yang diperkenalkan adalah tab Evaluate, di mana pengembang dapat mengunggah contoh nyata atau meminta Claude untuk menghasilkan serangkaian kasus uji buatan AI. Pengembang kemudian dapat membandingkan efektivitas berbagai prompt dan menilai jawaban yang dihasilkan pada skala lima poin. Hal ini diharapkan dapat menghemat waktu dan usaha, terutama bagi pengembang yang kurang berpengalaman dalam rekayasa prompt.

“Rekayasa prompt adalah salah satu aspek terpenting untuk adopsi AI generatif yang luas di kalangan perusahaan,” ujar Dario Amodei, CEO dan salah satu pendiri Anthropic, dalam sebuah wawancara di Google Cloud Next awal tahun ini. “Terkadang, hanya butuh 30 menit dengan seorang insinyur prompt untuk membuat aplikasi yang sebelumnya tidak berfungsi menjadi berjalan dengan baik.”

Tag:
berita terbaru hari ini,berita hari ini,berita terkini,berita terbaru,berita kompas,berita,berita kompastv,viral hari ini,portal berita video,berita video,prabowo terbaru hari ini,republika mahasiswa,jakarta,pilpres 2024 terbaru hari ini,prabowo gibran terbaru hari ini,berita indonesia,berita viral,24tahun republika,republika,milad republika,berita hangat,berita politik,berita politik indonesia terbaru,#jakarta,tv berita,berita update, Minggu 21 Juli 2024
Berita Terkait