Berita Inforamsi Bola Terbaru 2022
Gelar Shop For Free, BRImo Traktir 900 Nasabah Loyal se-Indonesia | Siap Menggoyang Lidah, Olahan Rica-Rica di Jakarta Ini Cocok Jadi Stok Lauk di Rumah | Optimalkan Kinerja Operasi, Pertamina Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional | Pertamina Jaring Putra-Putri Riau Bekerja di PHR WK Rokan | Digital Banking Apps Paling Digemari, BRImo Catatkan Kenaikan Transaksi 136,5% | Sambut Bulan Kemerdekaan, Ada Berbagai Promo Menarik dari Luminor Hotel Purwokerto | Citayam Fashion Week: Magnet Subkultur Baru Muda Mudi di Jakarta | Dari Jogging hingga Hangout, Mix and Match Sports Shoes Bikin Gaya Naik Level | 3 Rekomendasi Cat Rambut yang Bagus dan Aman untuk Remaja | 17 Menit Sebelum Terjadi Baku Tembak dan Tewas, Brigadir J Telepon Kekasihnya | Kunjungi Proyek Gas JTB, Menteri ESDM Semangati Tim Menuju Fase Produksi | Penyaluran KUR BRI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat | Dapoer Mama Bunur Punya Lumpia dan Pastel Legend, Food Lovers Depok Wajib Coba! | Setelah Shared Services, Pertamina Jadikan Digitalisasi Backbone Perusahaan | Wajah Sehat saat Aktivitas Padat , 3 Produk Daily Routine Emina Ini Jadi Rahasianya |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Draf Final RUU KUHP: Kajian Komunisme Tidak Dipidana Jika untuk Ilmu Pengetahuan

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://heristh.com/link/9995808

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Pemerintah menyerahkan draf terbaru atau draf final RUU KUHP kepada DPR hari ini, Rabu (6/7). Penyerahan draf final RUU KUHP dilakukan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Edward Omar Sharif Hiariej.

Salah satu poin dalam RUU KUHP mengatur tentang Penyebaran atau Pengembangan Ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme. Seseorang tidak bisa dipidana jika menyampaikan ajaran komunisme/Marxisme-Leninisme untuk kebutuhan akademis.

"Tidak dipidana orang yang melakukan kajian terhadap ajaran komunisme/marxisme-leninisme untuk kepentingan ilmu pengetahuan," dikutip dari draf final RUU KUHP Pasal 188 ayat 6.

Dalam Pasal 188 ayat 1 draf final RUU KUHP, setiap orang yang menyebarkan atau mengembangkan ajaran komunisme/marxisme-leninisme di muka umum dengan lisan atau tulisan, termasuk menyebarkan atau mengembangkan melalui media apapun, dipidana penjara paling lama empat tahun.

Dalam Pasal 189, mengatur pidana penjara bagi orang yang mendirikan organisasi yang diduga menganut ajaran komunisme/marxisme-leninisme. Orang yang memberikan bantuan organisasi itu dengan maksud mengubah dasar negara atau menggulingkan pemerintah yang sah, bisa dipidana 10 tahun penjara.

[noe]



Draf Final RUU KUHP: Kajian Komunisme Tidak Dipidana Jika untuk Ilmu Pengetahuan | Bang Naga | on 12:32:31pm Rabu 10 Agustus 2022 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Draf Final RUU KUHP: Kajian Komunisme Tidak Dipidana Jika untuk Ilmu Pengetahuan
Description: Draf Final RUU KUHP: Kajian Komunisme Tidak Dipidana Jika untuk Ilmu Pengetahuan
Alamat: https://heristh.com/news/9995808.html
Artikel Terkait












                            Penyaluran KUR BRI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Penyaluran KUR BRI Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat


Sumutkota.com ... Read More →




Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Jadwal Kiblat Bola
  • BRI LIGA 1
  • Jadwal Bola Siaran Langsung
  • Jadwal Liga Spanyol Malam Ini
  • Jadwal Liga Italia
  • jadwal bola malam ini
  • Jadwal Liga Inggris
  • Jadwal Bundesliga Jerman

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2022 heristh.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved


    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds